Latest Post :
Recent Post
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat Puisi

menulis puisi adalah tugas yang paling susah, tak semudah membaca dan memahaminya. tapi bagi saya menulinya dan memahaminya adalah hal yang sama-sama sulit. Mungkin bagi sebagian orang itu hal yang mudah, dan sebagian juga adalah hal yang sulit di antaranya saya sendiri. Ada beberapa hal yang di pertimbangkan oleh penulis puisi. berikut ada beberapa hal untu dipertimbangkan dalam menulis puisi yang bisa membantu anda untuk lebih mudah menulis puisi.

Cerita Di Ujung Desa

Kehidupanyang dulu damai,
tanah-tanah yang dulu hijau,
kini semua tak lagi berpihak.

Desaku...

Betapa indah pemandanganmu,,
walaupun tanahmu tak terlalu subur,

SETAJAM PEDANG

Ketika kata-kata……………

Sudah tidak bisa menjawab tanya……………

UNGKAPAN RASA SEPIKU

Aku duduk sambil termenung.,
Disudut ruangan yang tak asing bagiku,

KESEPIANKU



Malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati

KESEPIAN CINTA JIWAKU

kini aku sendiri
tak ada yg mau menemaniku
aku hanya hidup dengan kehampaan yang kosong
aku butuh cinta
cinta yang mampuh membuatku tersenyum
cinta yang mampuh membuatku tertawa
dan cinta yang mampuh membuatku semangat
kenapa aku tak bisa mencintai?

GUNDAH GULANA

Oh tuhan...
Sdh sulit ku bedakan hidup dan siksa....
Setiap nafas dan langkah ku raja derita......

Oh tuhan....
Buka matamu dan saksikan derita ku....
Telah kau kalahkan aku dengan tangan perkasamu....
Oh tuhan....
Kini mimpi-mimpiku pun hitam gelap...........

cinta some one

Pelangi muncul diatas kurawan
Warnanya indah bukan buatan
Seorang gadis ternganga keheranan
Rambutnya tergerai jatuh ke pangkuan

Sekuntum cempaka sedang mekar ditaman sari desa Manguntur
Kelopaknya indah tersenyum segar
Kan kupetik cempaka itu untuk kubawa tidur malam nanti

Cerita DIpenghujung Malam

Hujan masih menghias langit di penghujung malam
Menemani bulir airmata yang tak usai jua
Membasuh perih luka yang masih saja menganga

Detak waktu tlah melaju kaku
Tetapi kenapa hatiku masih diam membatu
Tubuhku seakan membeku
Berharap masih saja ada didalam rengkuh pelukmu

Aku Siapa...?

Ku amati langkahku yang tak berujung
di setiap jejak yang penuh tanya

Mengapa diri ini tak mampu menerka
ketika ruang nyata meraba jiwa
sedangkan aku mengerti pada detik_detik yang membawa asa

Setapak demi setapak di lorong masa
begitu banyak cahaya menyilaukan mata

Sahabat Untuk Selamanya

Ku hanyalah salah satu dari ribuan sahabat yang kau punya
hari demi hari
waktu demi waktu
pernah kita lalui
dengan tangis, canda , tawa, suka dan duka

Sahabat....!
kita takan selamanya bersama
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Chaciep - All Rights Reserved
Creating Website by Chaciep
Proudly powered by Blogger